Selasa, 23 April 2013

Beranda » Google dan Apple Berebut Beli Startup Ini  

Google dan Apple Berebut Beli Startup Ini  

TEMPO.CO, Seattle - Apple dan Google dikenal rajin berinovasi. Mereka tak lelah memburu dan mengakuisisi perusahaan rintisan (startup) yang dianggap inovatif.

Kali ini perburuan mereka tertuju kepada startup bernama Wavii. Startup yang berbasis di Seattle ini mengembangkan bahasa pemrograman dengan teknologi agregasi dan algoritma peringkas. Inovasi ini membuat update status dan pencarian di jagat maya menjadi lebih sederhana, sesuai kebutuhan pengguna.

Google jatuh hati karena memang bisnisnya awalnya di ranah pencarian. Adapun Apple ingin memasukkan temuan Wavvi dengan aplikasi asisten mayanya, Siri. Setelah beberapa waktu bersaing, Google akhirnya memenangi perburuan ini.

Menurut sumber yang terkait dengan Wavii, startup itu dijual dengan harga lebih dari US$ 30 juta (lebih dari Rp 291 miliar). Pada saat akuisisi, Wavii telah mengumpulkan US$ 2 juta dana dari pemodal macam Max Levchin, CrunchFund, SV Angel, Felicis Ventures, Mitch Kapor, Fritz Lanman, Max Ventilla, Shawn Fanning, Rick, dan Dave Morin Marini.

Dengan pembelian ini, 25 orang di Wavii, termasuk pendirinya, Adrian Aoun, akan bergabung dengan Google di divisi Knowledge Graph.

Pencarian semantik yang dikembangkan Wavii ini merupakan tambahan yang cocok untuk divisi Knowledge Graph. Karena lebih bisa mengontekstualisasikan informasi Google yang saat ini menunjukkan pencarian yang paling sesuai. Teknologi juga bisa berlaku di banyak platform Google, termasuk Google News dan Google Glass.

Ranah pencarian yang simpel kini akan jadi medan baru. Sebelumnya, Yahoo juga menggondol aplikasi serupa bernama Summly dengan harga US $ 30 juta. Summly, yang dikembangkan bocah 17 tahun dari Inggris ini meringkas berita yang dicari pengguna.

TECHCRUNCH | NUR ROCHMI

Topik terhangat:

Caleg | Ujian Nasional | Bom Boston | Lion Air Jatuh | Preman Yogya

Berita lainnya:

Dahlan Tertarik Bikin Ladang Ganja
VIDEO Unik FBI Buka Pintu Pagar Kasus Bom Boston
Diduga Mark Up, Menteri Nuh: Ketemu Hatta, Beres
Jokowi: MRT Seperti Mencabut Kumis Harimau
Bayern Hancurkan Barcelona 4-0


http://www.tempointeraktif.com/hg/it/2013/04/24/brk,20130424-475502,id.html